Tips Parenting Islami yang Bisa Diterapkan

Tips Parenting Islami – Parenting adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan, tanggung jawab, sekaligus keberkahan. Bagi orang tua Muslim, mendidik anak tidak hanya sebatas memberikan kasih sayang dan memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membentuk akhlak dan keimanan sesuai tuntunan Islam. Inilah yang disebut sebagai parenting islami, yaitu pola asuh yang berlandaskan Al-Qur’an, Sunnah, dan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kehidupan anak.

Dalam dunia modern, banyak sekali metode parenting yang ditawarkan. Namun, orang tua Muslim perlu berhati-hati agar tetap berpegang pada prinsip syariat. Parenting islami berfokus pada pembentukan anak yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Artikel ini akan membahas berbagai tips parenting Islami yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tips Parenting Islami yang Bisa Diterapkan
Foto: Aldin Nasrum / unsplash.com

1. Tanamkan Tauhid Sejak Dini

Dasar dari segala pendidikan dalam Islam adalah tauhid. Orang tua harus memperkenalkan anak pada Allah sejak dini. Misalnya dengan mengajarkan kalimat thayyibah, membiasakan doa sehari-hari, hingga mengenalkan ciptaan Allah lewat alam sekitar. Dengan begitu, anak akan tumbuh dengan kesadaran bahwa hidup ini adalah ibadah.

Mengajarkan tauhid tidak harus dengan cara yang rumit. Orang tua bisa menyampaikan kisah-kisah para Nabi, atau menjawab pertanyaan anak dengan mengaitkan semuanya kepada kekuasaan Allah. Pendidikan tauhid ini menjadi fondasi agar anak tidak mudah goyah ketika menghadapi berbagai pengaruh dari luar.

2. Memberikan Teladan yang Baik

Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka belajar lebih cepat dari apa yang mereka lihat dibandingkan apa yang mereka dengar. Karena itu, orang tua harus berusaha menjadi teladan yang baik. Jika ingin anak rajin shalat, maka orang tua harus memperlihatkan kesungguhan dalam shalat. Jika ingin anak sopan, maka orang tua harus menunjukkan sikap santun dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Islam, teladan adalah metode pendidikan yang sangat efektif. Rasulullah SAW menjadi teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan. Orang tua dapat meneladani beliau, lalu menurunkannya dalam praktik sehari-hari di rumah. Dengan begitu, anak akan terbiasa meniru kebaikan.

Baca Juga: Cara Mendidik Anak Sesuai Umur, Orang Tua Harus Tahu!

3. Didik dengan Kasih Sayang dan Kelembutan

Kasih sayang adalah kunci keberhasilan dalam mendidik anak. Rasulullah SAW sendiri dikenal sebagai sosok yang penuh kasih sayang terhadap anak-anak. Beliau sering bercanda, menggendong, bahkan bermain dengan cucunya. Dari sini kita belajar bahwa mendidik anak harus dilandasi kelembutan, bukan kekerasan.

Ketika anak melakukan kesalahan, ajarilah dengan cara yang lembut dan penuh hikmah. Jangan terbiasa membentak atau memukul, karena itu hanya akan menumbuhkan rasa takut, bukan kesadaran. Dengan kasih sayang, anak akan merasa aman, dihargai, dan lebih mudah diarahkan menuju kebaikan. Inilah salah satu tips parenting islami yang wajib diingat oleh setiap orang tua.

4. Biasakan Anak dengan Ibadah Sejak Kecil

Ibadah adalah bekal utama yang harus ditanamkan kepada anak. Orang tua sebaiknya mulai mengajarkan shalat sejak usia tujuh tahun, sebagaimana yang diajarkan dalam hadis Rasulullah SAW. Selain itu, ajarkan juga ibadah lain seperti berpuasa, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.

Membiasakan anak dengan ibadah bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, mengajak anak shalat berjamaah, memberikan penghargaan kecil saat mereka rajin membaca Al-Qur’an, atau melibatkan mereka dalam kegiatan sosial. Dengan cara ini, anak akan merasa bahwa ibadah adalah sesuatu yang indah dan penuh makna.

5. Perhatikan Pola Asupan Halal dan Thayyib

Makanan yang dikonsumsi anak berpengaruh besar pada tumbuh kembang fisik dan spiritual mereka. Dalam Islam, orang tua diperintahkan untuk memberi makan anak dari rezeki yang halal dan baik (thayyib). Makanan yang haram atau syubhat bisa memengaruhi hati dan perilaku anak.

Karena itu, orang tua harus selektif dalam memberikan asupan gizi. Selain memperhatikan kandungan nutrisinya, pastikan pula kehalalannya. Dengan begitu, anak akan tumbuh sehat, kuat, sekaligus memiliki hati yang bersih. Prinsip ini menjadi bagian penting dalam tips parenting islami yang sering dilupakan.

Baca Juga: Cara Mengajarkan Anak Bersedekah Sejak Dini agar Tumbuh Dermawan

6. Didik Anak untuk Bertanggung Jawab

Islam mengajarkan setiap individu untuk bertanggung jawab atas dirinya. Orang tua perlu membiasakan anak dengan tanggung jawab sejak kecil. Mulailah dari hal-hal sederhana, seperti membereskan mainan, menjaga kebersihan diri, atau mengerjakan tugas sekolah.

Selain itu, ajarkan pula tanggung jawab spiritual, misalnya menjaga shalat tepat waktu atau melaksanakan janji. Dengan pembiasaan seperti ini, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang Allah berikan.

7. Bangun Komunikasi yang Hangat

Komunikasi antara orang tua dan anak sangat penting. Anak perlu merasa bahwa mereka didengar dan dihargai. Islam mendorong orang tua untuk berdialog dengan anak, sebagaimana kisah Luqman yang penuh hikmah dalam menasihati anaknya.

Orang tua sebaiknya meluangkan waktu khusus untuk berbicara dengan anak. Dengarkan keluh kesah mereka, tanyakan aktivitas mereka, dan hargai pendapatnya. Dengan komunikasi yang hangat, hubungan orang tua dan anak akan semakin erat. Hal ini termasuk tips parenting islami yang membantu anak merasa aman dalam keluarga.

8. Jauhkan Anak dari Lingkungan Negatif

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, orang tua harus selektif dalam memilihkan teman, sekolah, maupun tontonan untuk anak. Jangan biarkan anak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kemaksiatan atau kebiasaan buruk.

Sebaliknya, arahkan anak agar bergaul dengan teman-teman yang shalih, mengikuti kegiatan positif di masjid, dan menikmati hiburan yang mendidik. Dengan begitu, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pembentukan akhlak mulia.

9. Ajarkan Anak Adab Sebelum Ilmu

Dalam Islam, adab lebih diutamakan daripada ilmu. Anak-anak harus dibiasakan dengan adab sejak dini, seperti adab kepada orang tua, adab kepada guru, adab berbicara, dan adab dalam pergaulan. Adab yang baik akan menjadi fondasi kokoh sebelum mereka menuntut ilmu lebih jauh.

Orang tua dapat mengajarkan adab dengan praktik langsung sehari-hari. Misalnya, membiasakan anak mengucapkan salam, meminta izin sebelum masuk kamar orang tua, atau bersikap sopan kepada orang yang lebih tua. Dengan begitu, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berilmu sekaligus beradab. Hal ini merupakan bagian penting dari tips parenting Islami.

Baca Juga: Inspirasi Kegiatan Islami Dirumah Bersama Anak

10. Doakan Anak dengan Tulus

Doa orang tua adalah senjata yang sangat ampuh untuk kebaikan anak. Bahkan dalam Al-Qur’an, kita banyak menemukan doa para Nabi untuk anak-anak mereka. Oleh karena itu, orang tua harus rajin mendoakan anak dengan doa-doa kebaikan.

Doakan agar anak menjadi pribadi yang shalih, berilmu, berakhlak mulia, serta mendapat perlindungan Allah dari segala keburukan. Doa ini sebaiknya dipanjatkan setiap saat, baik dalam shalat maupun di luar shalat. Ingatlah bahwa doa orang tua sangat mustajab.

Mendidik anak dalam Islam adalah amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Dengan menerapkan berbagai tips parenting islami diatas, orang tua dapat membimbing anak-anaknya menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.

Cara Mendidik Anak Usia Dini Secara Islami | Persyaratan Masuk Sekolah SD Syarat Berkas dan Usia
Foto: Website sekolahfinsa.com

Namun, pendidikan anak tidak hanya berhenti di rumah. Anak juga membutuhkan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang iman dan akhlak mereka. Untuk itu, orang tua bisa menyekolahkan anak-anak pada tingkatan TKIT maupun SDIT di Sekolah Islam Fitrah Tunas Bangsa. Dengan dukungan lingkungan islami, guru yang berkompeten, serta kurikulum berbasis syariah, anak-anak akan mendapatkan bekal terbaik untuk masa depan mereka.

Baca Juga: Cara Mengenalkan Anak pada Allah, Bagaimana Ya?.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *